Pergantian kepemimpinan bukan sekadar tentang siapa yang menduduki jabatan, tetapi juga bagaimana organisasi mampu menghadirkan perubahan. Semangat inilah yang dibawa Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Singaraja periode 2026–2027 setelah resmi dilantik pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Aula Rektorat Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan, Singaraja. Momentum tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru yang berkomitmen memperkuat kaderisasi, membangun solidaritas, serta memperluas kolaborasi mahasiswa.

Mario Ernesto H. Remba Radja dipercaya memimpin GMKI Singaraja sebagai Ketua Cabang, didampingi Gresya Serly Ginting sebagai Sekretaris Cabang dan Vincentia Paula sebagai Bendahara Cabang.

Dalam kepemimpinannya, Mario menegaskan bahwa organisasi mahasiswa tidak cukup hanya aktif menyelenggarakan kegiatan. Lebih dari itu, organisasi harus mampu melahirkan kader yang memiliki karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Kaderisasi yang berkelanjutan menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru. Pembinaan mahasiswa akan diarahkan untuk memperkuat spiritualitas, intelektualitas, profesionalitas, dan kemampuan kepemimpinan agar kader GMKI dapat mengambil peran lebih luas di lingkungan kampus, gereja, maupun masyarakat.

Tidak berhenti pada pembenahan internal, GMKI Singaraja juga berencana menghidupkan ruang diskusi intelektual dan memperluas kerja sama dengan organisasi mahasiswa, pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat.

Bagi kepengurusan baru, estafet kepemimpinan juga berarti melanjutkan nilai-nilai positif yang telah diwariskan generasi sebelumnya. Tradisi solidaritas, integritas, dan semangat pengabdian akan tetap dijaga sembari melakukan evaluasi terhadap berbagai program organisasi.

Pelantikan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi mahasiswa tidak semata diukur dari banyaknya kegiatan atau panjangnya daftar program kerja, tetapi juga dari kualitas kader dan kontribusi yang dihasilkan.

Dengan semangat kepemimpinan baru, GMKI Singaraja diharapkan mampu membuktikan bahwa gerakan mahasiswa bukan hanya tempat membangun pengalaman organisasi, melainkan juga ruang melahirkan generasi yang berani berpikir, bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sumber: JurnalPost.com — 1 November 2026